Negara Indonesia yang memiliki iklim tropis apalagi saat musim pancaroba menjadikan penyakit DBD seringkali terjadi yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegepty. Siapapun bisa terkena penyakit ini tanpa mengenal usia mulai dari bayi hingga orang dewasa. Penyakit ini memiliki tingkat keparahan yang tinggi dari demam, syok hingga mengakibatkan komplikasi bahkan bisa menimbulkan kematian jika ada keterlambatan penanganan. Tanda dan gejala seseorang terkena DBD sangat khas dan berbeda-beda diantara usia bayi, anak, ataupun dewasa. DBD pada bayi yang seringkali terlambat dalam penanganannya, berikut beberapa gejala yang sering muncul saat bayi terkena DBD yang harus diwaspadai. DitjenP2P #kemenkesri #indonesiasehat #DBD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *